Minggu, 06 Mei 2012

Enam SD Barito Utara Tidak Laksanakan UN


Muara Teweh (ANTARA) - Sebanyak enam dari 180 sekolah di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, tidak melaksanakan ujian nasional tingkat sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah tahun ajaran 2011/2012 karena tidak ada siswa kelas enam. 
"Enam sekolah yang tidak melaksanakan ujian nasional (UN) karena tidak ada siswa kelas enam tersebut sebagian besar berada di daerah pedalaman," kata Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara Sofiansyah di Muara Teweh, Senin. 
Menurut dia, sekolah yang tidak melaksanakan UN tersebut yakni SDN 6 Lanjas Kecamatan Teweh Tengah, SDN 2 Desa Bengahon dan SDN 2 Hurung Enef di Kecamatan Lahei, SDN 1 Desa Rubei Kecamatan Montallat, SDN 1 Lawarang Kecamatan Gunung Purei dan SDN 1 Sampirang I Kecamatan Teweh Timur. 
Sejumlah sekolah itu, kata dia, memang hampir semuanya sekolah lama, namun karena minimnya murid sehingga tidak setiap tahun dapat melaksanakan UN karena kekurangan anak masuk sekolah. 
"Jadi anak yang masuk sekolah di sejumlah SD di pedalaman itu hampir tidak setiap tahun sehingga mereka kekurangan murid," katanya didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Luar Biasa Ramadan Fitriyadi. 
Sofiansyah menjelaskan, peserta UN tingkat SD dan MI baik negeri maupun swasta di kabupaten pedalaman Sungai Barito tahun ini sebanyak 2.760 orang tersebar di 174 sekolah baik dalam kota Muara Teweh maupun enam kecamatan lainnya. 
Ribuan orang murid peserta UN tersebut terdiri atas SD negeri sebanyak 2.409 orang, SD swasta 136 orang dan MIN/MIs 215 orang. 
"Penyelenggaraan UN yang dimulai hari ini berjalan dengan lancar dan tertib, bahkan sejak kemarin naskah soal didistribusikan ke sejumlah sekolah di kota dan kecamatan," katanya. 
Menanggapi persiapan menjelang UN tingkat SD/MI, dia mengatakan semua sekolah telah mempersiapkan siswanya menghadapi UN dengan memberikan tambahan jam pelajaran dan uji coba (try out). 
"Untuk pengawasan UN kami melibatkan tenaga guru sebagai pengawas, dan dilakukan dengan sistem silang murni. Artinya guru bersangkutan tidak boleh mengawas di sekolah tempatnya mengajar, tetapi harus di sekolah lain," ujarnya. 
Pengawas UN SD/MI tidak ada dari perguruan tinggi, melainkan dari pihak sekolah itu sendiri dengan sistem silang. 
Ia menambahkan, tidak ada ujian ulangan bagi murid bagi yang tidak mengikuti ujian, namun diberi kesempatan mengikuti ujian susulan dengan alasan yang jelas.(rr)


Preview : Pendidikan sangat penting untuk mengapai dan mewujudkan cita cita , tetapi dengan minim nya kualitas pendidikan , membuat sekolah di daerah pedalaman tidak mendapatkan perhatian dari Dinas Pendidikan , sehingga tidak melaksanakan UN .
Untuk itu hal seperty ini sebenarnya bukan alasan untuk tidak memberikan kesempatan kepada mereka untuk melaksanakan UN seperti sekolah yang lainnya .


Trotoar di Jakarta Masih Jauh Dari Standar Kelayakan

Para pejalan kaki saat melintas di sebuah trotoar dengan kondisi rusak di sebuah kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (05/05/2012). Selain karena masih minimnya kesadaran pemerintah akan pentingnya trotoar bagi pejalan kaki, tingkah laku pengguna motor yang sering naik ke trotoar juga menjadi salah satu penyebab rusaknya trotoar itu sendiri. (Foto:VIVAnews/Fernando Randy)


Sumber :  http://foto.vivanews.com/read/6834-trotoar-di-jakarta-masih-jauh-dari-layak

Review : Trotoar di Jakarta makin lama banyak yang rusak dan tidak terurus itu sering saya lihat dimana mana, bahkan kadang kadang bau busuk membuat pengguna trotoar tidak nyaman termasuk di jembatan penyebrangan yang lantainya Bolong , pemerintah juga perlu memperhatikan hal hal kecil seperti ini .

Genangan Air Hujan, Jakarta Macet Parah


VIVAnews - Hujan deras yang mengguyur Ibukota menimbulkan genangan di beberapa kawasan Jakarta. Genangan juga terlihat di ruas jalan utama sehingga mengakibatkan kemacetan parah pagi ini, Senin 7 Mei 2012.

Berdasarkan pantauan, di wilayah Jakarta Timur genangan terjadi di by pass Jalan DI Panjaitan, tepatnya persimpangan ke arah Jalan Raya Utan Kayu. Genangan setinggi 20 cm mengakibatkan laju kendaraan terhambat. Kemudian di jalur lambat samping Tol Kebon Nanas genangan air setinggi 20 cm. Di ruas itu kendaraan tidak dapat berjalan.

Di Jakarta Utara, genangan setinggi betis orang dewasa terpantau di Jalan Boulevard Barat arah Sunter. Akibatnya terjadi kemacetan mulai dari depan MOI hingga Danau Sunter.

Genangan air juga terjadi di depan tempat pemakaman umum Karet Bivak, Karet Tengsin Tanah Abang. Lalu di terowongan Casablanca. Genangan di depan Mal Ambassador, Kuningan, membuat kemacetan di kawasan itu semakin parah.

Berdasarkan informasi Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, saat ini hujan deras masih terjadi di Jakarta Selatan, sedangkan di empat wilayah lainnnya sudah mulai reda.


Preview : Jakarta terkenal dengan banjir dan kemacetannya , dan sampai saat ini belum di temukan titik terang akan hal ini , dan apa bila hujan sejam saja bisa mengenang kota jakarta , gimana beberapa tahun ke depan , apakah dengan ini pemerintah masih memberikan izin pembangunan hotel , pabrik dan lain lain , seharusnya pemerintah menyadari hal hal buruk yang akan terjadi beberapa tahun ke depan .

Polisi tak Lindungi Warga, Malah Tunduk pada Ormas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Komunitas Salihara mengecam keras tindakan polisi yang membubarkan secara paksa kegiatan diskusi dan peluncuran buku Irshad Manji yang berjudul "Allah, Liberty and Love". Insiden itu terjadi Jalan Salihara 16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Jumat (4/5) malam.

Manajemen Salihara Ening Nurjanah prihatin dengan polisi malah berbuat seenaknya dengan membubarkan secara paksa diskusi yang sudah dihadiri oleh 150 peserta tersebut. Ening pun heran ketika polisi yang seharusnya melindungi warganya malah bertindak secara sepihak.

“Dengan hanya karena ada gerombolan yang tidak menghendaki diskusi berlangsung, polisi membubarkan diskusi secara paksa,” ujar Ening saat jumpa pers di gedung Komunitas Salihara, Ahad (5/5). Salihara menganggap cara polisi membubarkan diskusi sangat bermasalah dan cenderung menebar ancaman.

Ening heran ketika polisi tidak melarang massa yang masuk dan mencoba mengganggu diskusi. Tindakan yang diambil polisi justruk mengakomodir dan tunduk pada tuntutan massa dengan membubarkan diskusi.

“Polisi sudah berbohong, kita mengizinkan massa berdemo diluar, tapi nyatanya polisi malah membiarkan massa itu masuk, saat berdialog pun yang terjadi malah minta penghentian secara paksa,” tutur Ening. Menurut Ening diskusi tersebut adalah diskusi yang merupakan bagian dari hak konstitusi warga negara untuk memperoleh informasi, berkumpul dan beroendapat yang dijamin dalam Undang-undang Dasar 1945.

Alasan kepolisian bahwa acara tersebut illegal karena tidak memiliki ijin keramaian adalah alasan yang tidak berdasar dan telah melecehkan hak asasi manusia yang dijamin oleh Undang-undang Dasar 1945. Manajemen Salihara menganggap jika polisi telah melakukan pelanggaran dengan membiarkan para pengganggu yang menurut Kapolsek Pasar Minggu Adry Desas Puryanto berasal dari organisasi masyarakat yaitu FPI, FORKABI, dan FBR.


Sumber : http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/12/05/05/m3jdq1-salihara-polisi-tak-lindungi-warga-malah-tunduk-pada-ormas

Review : Sebenernya dengan membaca berita yang judulnya ' Polisi tak Lindungi Warga, Malah Tunduk pada Ormas' sudah membuat pandangan masyarakat kepada polisi jelek , dan menimbulkan kekecewaan dari masyarakat , polisi sudah melangar attitude mereka untuk melindungi masyarakat , tugas polisi itu untuk melindungi masyarakat , tapi mengapa mereka malah sebaliknya tidak melindungi masyarakat .

Tabrak Gerobak Bakpau, Mobil Terbalik di Kalibata

REPUBLIKA.CO.ID, KALIBATA-Sebuah Mobil terbalik setelah sebelumnya menabrak gerobak tukang kue bakpau yang berjualan di pingir Jalan Kalibata Raya, Jakarta Selatan, Ahad (6/5), pukul 14.15 WIB. 

Akibatnya, mobil Ford Escape Putih bernomor polisi BK 981 ringsek dan terbalik. sopir bernama Budi Aryanto (26 tahun) hanya mengalami luka ringan. Sedangkan gerobak bakpau hancur lebur serta tukang bakpau mengalami luka-luka di lengan, kaki dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Budi Asih, Jakarta Timur.

Menurut Briptu Nugroho, petugas polisi Lalulintas dari Polres Metro Jakarta Selatanut yang menangani kecelakaan lalulintas di tempat kejadian perkara tersebut menjelaskan peristiwa berawal saat mobil melaju kencang dari arah Pasar Minggu menuju Kalibata. Karena menghindari seorang penyebrang jalan, sopir membanting kemudi ke arah kiri.

Mobil tak terkendali lalu menghantam trotoar dan menabrak gerobak penjual bakpau yang tengah menjajakan dagangannya di samping Pos Pol Taman Kalibata. Mobil semakin tak terkendali dan akhirnya terbalik dua kali. ''Keterangan yang didapat, sopir mencoba menghindari orang yang menyeberang,'' kata Briptu Nugroho, Ahad (6/5).

Briptu Nugroho mengungkapkan, sopir mobil dalam kondisi mengantuk. Selain sopir di dalam mobil ada tiga orang yang juga hanya mengalami luka ringan. Saat ini sopir dan ketiga penumpang mobil masih diperiksa di Mapolres Metro Jakarta Selatan. 


Sumber : http://www.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/12/05/06/m3lry8-tabrak-gerobak-bakpau-mobil-terbalik-di-kalibata

Review : indonesia merupakan salah satu negara yang angka kecelakaan lalu lintas yang sangat tinggi , di tambah dgn makin melonjaknya kendaraan bermotor di indonesia merupakan salah satu sebab banyak terjadi kecelakaan lalu lintas , sebenarnya sudah seharusnya tingkat produksi kendaraan bermotor di kurangi .
selain sering terjadi kecelakaan , juga membuat polusi dan juga menipiskan ozon yangt berasal dari asap kendaraan motor tersebut .
juga butuh dari kesadaran masyarakat untuk membangun negara yang bersih , sehat dan sadar akan lingkungan . :)

Inilah Rahasia Indonesia Beli Kapal Selam Korsel

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Terkuak sudah mengapa Indonesia lebih memilih membeli tiga unit kapal selam dari Korea Selatan (Korsel) daripada membeli dari Rusia. Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Marsekal Madya Eris Herryanto, mengungkap, alasan mengapa Indonesia mengabaikan tawaran membeli kapal selam dari Rusia.

Menurut Eris, Rusia menawarkan kredit negara sebesar 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 90 triliun. Hingga kini, Indonesia baru menggunakan kredit tersebut sekitar 200 juta dolar AS untuk pembelian jet Sukhoi dan alutsista pendukung lainnya. Adapun 700 juta dolar AS lebih itu, kata dia, diarahkan pemerintah Rusia untuk dimanfaatkan Indonesia agar membeli dua unit kapal selam dari mereka.

Namun lantaran pihaknya menilai spesifikasi dan harga tender yang ditawarkan Rusia tidak sesuai kebutuhan TNI AL, maka pihaknya tidak memanfaatkan sisa state credit itu. Adapun Korsel dalam tender menawarkan kontraknya sekitar 1,1 miliar dolar AS untuk tiga unit kapal selam.

Akhirnya didapat kesepakatan Kemenhan membeli kapal selam dari Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME). Kapal selam bertenaga diesel itu masing-masing berbobot 1.400 ton dengan panjang 61,3 meter. "Mereka mau TOT (transfer of technology), dan itu salah satu keunggulan mengapa kami memilih Korsel. Karena dua unit dibikin di sana, dan satu unit kapal selam nanti dibikin di PT PAL," kata Eris pekan lalu.

Dia melanjutkan, setelah deal itu terjadi pemerintah Rusia merayu agar Kemenhan tetap membeli kapal selam dari mereka dengan iming-iming TOT. "Tapi saya tanya, TOT model bagaimana yang ditawarkan? Karena TOT yang dimaksud harus jelas definisinya apa?"

Eris melanjutkan, "State credit itu tidak harus dimanfaatkan semua. Itu uang kita sehingga memakainya harus melihat kebutuhan," kata jenderal bintang tiga tersebut.




Sumber : http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/12/05/06/m3lo7x-inilah-rahasia-indonesia-beli-kapal-selam-korsel

Review : Menurut saya pemerintah terlalu mementingkan hal hal yang ga penting , kenapa harus membeli kapal selam di saat negara kita masih banyak masalah ekonomi , dan juga salah nya lagi mereka membeli kapal selam itu secara sembunyi , maksutnya sembunyi itu sembunyi dari apa ? dari rakyat indonesia .

Tragis, Pulang dari Saudi si TKW Depresi


REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG – Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pulang kampung dalam keadaan depresi setelah bekerja di Arab Saudi sebagai pembantu rumah tangga.
Tenaga kerja wanita asal Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang tersebut bernama Suaebah binti Rasban (17). Ia dipulangkan pada akhir April 2012 lalu dalam kondisi depresi.
Seorang kerabat korban, Rasem, mengatakan beberapa hari setelah pulang dari Arab Saudi, Suaebah sempat tidak mau berbicara kepada siapa pun, termasuk kepada anggota keluarga dan saudaranya.
Gejala lainnya, Suaebah nampak ketakutan dan terkadang lari saat melihat tetangganya. Suaebah juga terkadang tertawa sendirian. "Kami khawatir dengan tingkah laku Suaebah. Karena terkadang marah dan tertawa sendirian. Kadang juga termenung sendiri. Berbicara juga kadang tidak nyambung," kata Rasem, Sabtu (5/5).
Seorang tetangga korban, Jamal, mengaku prihatin atas kondisi Suaebah, karena sebelum berangkat ke Arab Saudi menjadi TKW, yang bersangkutan murah senyum dan periang. Suaebah berangkat menjadi TKI ke Arab Saudi sekitar tahun 2009, melalui Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) PT Amil Fajar Internasional yang beralamat di Jakarta.
Seorang aktivis buruh migran dari Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Karawang, Bobby Anwar Maarif, mengatakan sesuai dengan data dan informasi yang diperolehnya, Suaebah direkrut menjadi TKW ketika yang bersangkutan masih berusia 15 tahun.
Saat direkrut menjadi TKW, kata dia, Suaebah masih kategori di bawah umur. Jika saat Suaebah berangkat menjadi TKW usianya baru 15 tahun, berarti terdapat pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak. "Kami akan melaporkan kasus ini ke pihak terkait," kata Bobby.

Review:
Menurut saya kasus ini sudah sering terjadi dari dulu , dan sampai sekarang belum ada tindak lanjut dari pemerintah , dan menurut saya perlu ada nya penambahan lapangan pekerjaan agar orang orang seperty mereka tidak mendapat penyiksaan dari negara luar .
dan menurut saya dengan kurang nya lapangan pekerjaan di indonesia juga merupakan salah satu penyebab mereka harus menjadi TKI .